Pengertian dan Proses terbentuknya Satelit

Proyectodelamano – Kebutuhan akan fasilitas telekomunikasi meningkat hampir di seluruh dunia. Khusus untuk negara-negara yang memiliki hambatan alam, seperti pulau-pulau, gurun pasir yang gersang, dll, akan membutuhkan sistem komunikasi khusus seperti sistem gelombang mikro, dispersi troposfer atau sistem komunikasi satelit.

 

Penggunaan sistem satelit ditujukan untuk memenuhi kebutuhan layanan telekomunikasi di daerah terpencil. Atau, dengan sistem satelit ini, diperkirakan rantai komunikasi akan dapat terhubung ke semua wilayah yang semula tidak mudah dijangkau dengan metode gelombang mikro seperti sistem terestrial (terestrial). Melalui satelit, semua lokasi di dalam negeri dapat dijangkau oleh sarana komunikasi, baik berupa distribusi telekomunikasi sendiri maupun sarana lainnya.

 

Teknologi satelit saat ini sangat diminati oleh para pelaku telekomunikasi baik secara global maupun regional. Dalam teknologi satelit, semakin besar kapasitasnya, semakin rendah biayanya, dan meningkatnya permintaan pelanggan telah menciptakan peluang baru yang luar biasa. Akhirnya, slot orbit dan pita frekuensi di GEO, MEO dan LEO menjadi aset yang sangat berharga. Koordinasi frekuensi antar operator menjadi sangat sulit dicapai dan ini akan menjadi ancaman yang berbahaya bagi bisnis satelit itu sendiri.

 

Definisi satelit

Satelit adalah suatu benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit: satelit alami dan satelit buatan.

 

Satelit alam adalah benda langit yang tidak dibuat oleh manusia yang mengorbit planet atau benda lain yang lebih besar dari dirinya, misalnya Bulan adalah satelit alami Bumi. Sebenarnya, terminologi ini juga berlaku untuk planet yang berputar di sekitar bintang, atau bahkan bintang yang berputar di sekitar pusat galaksi, tetapi jarang digunakan. Bumi sendiri sebenarnya adalah satelit alami Matahari.

Satelit buatan adalah benda buatan yang berputar mengelilingi benda lain, seperti satelit Palapa yang mengorbit Bumi.

Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang ditempatkan di ruang angkasa untuk keperluan telekomunikasi. Satelit komunikasi modern menggunakan orbit geosynchronous, orbit Molniya, atau orbit rendah Bumi. contoh biografi diri sendiri panjang

Untuk dinas tetap, satelit komunikasi menyediakan teknologi tambahan untuk kabel komunikasi serat optik bawah laut. Untuk aplikasi seluler, seperti komunikasi ke kapal dan pesawat, di mana penerapan teknologi lain, seperti kabel, tidak praktis atau tidak mungkin.

 

Proses pembentukan satelit

Proses pembentukan satelit meliputi:

 

Proses pembentukan satelit alami

Sebenarnya, ada beberapa kemungkinan pembentukan satelit alami di luar angkasa, tetapi penjelasan ini hanyalah teori para ilmuwan, bukan fakta. Oleh karena itu, proses pasti pembentukan satelit alam masih belum diketahui.

 

Kami akan menjelaskan proses terbentuknya Bulan sebagai satelit alami Bumi. Sebuah teori yang terkenal tentang proses pembentukan bulan adalah Great Collision Hypothesis, teori ini menyatakan bahwa bulan terbentuk dari puing-puing ketika Bumi bertabrakan dengan objek seukuran planet Mars sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

 

Hipotesis ini adalah hipotesis ilmiah yang paling dikenal saat ini, bukti yang mendukung teori ini adalah bahwa rotasi Bumi dan orbit Bulan memiliki orientasi yang sama. Selain itu, bulan menunjukkan tanda-tanda bahwa permukaannya pernah cair dan inti bulan terbuat dari besi.

 

Kelemahan teori ini adalah jika tumbukan itu terjadi, dampak tumbukan itu akan memanaskan bumi dan menghasilkan lautan magma, tetapi tidak ada bukti pembedaan planet dari hal ini. Kelemahan lainnya adalah mengapa Venus yang juga mengalami tabrakan serupa memiliki satelit alami “bulan” yang tidak mirip dengan bulan Bumi.

 

Proses pembentukan satelit buatan

Perwujudan satelit merupakan proses yang kompleks, setiap satelit dibuat berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan jenis satelit. Bahan dan proses manufaktur juga bervariasi, sehingga sulit untuk meringkas manufaktur satelit secara umum.

 

Kami hanya dapat menjelaskan proses fungsi satelit secara umum, yaitu: Satelit akan dikirim ke luar angkasa dengan roket atau pesawat ruang angkasa, biasanya lokasi yang dipilih dekat dengan garis khatulistiwa ke timur, karena pada posisi ini kita dapat memanfaatkannya dengan lebih baik. rotasi. kecepatan tanah.

 

Setelah sampai di luar angkasa, satelit buatan yang mengorbit bumi akan dikendalikan melalui Master Control Station di stasiun bumi, pengendalian ini menggunakan sistem otomatis yang menggunakan dua metode utama, yaitu:

 

Satelit gyrostabilized, metode kontrol satelit yang memutar badan satelit untuk bergerak ke arah yang diinginkan.

Badan stabil tiga sumbu, yang mengontrol posisi satelit menurut sumbu koordinat X, Y dan Z.

Transmisi yang dikirim dari bumi ke satelit disebut uplink, sedangkan transmisi yang dikirim dari satelit ke stasiun bumi disebut downlink.